Apa Itu Pelanggaran Travelling dalam Bola Basket?
Dalam permainan bola basket, setiap pemain harus memahami aturan dasar saat membawa bola. Salah satu aturan penting yang sering menjadi perhatian wasit adalah pelanggaran travelling. Ini terjadi ketika seorang pemain bergerak dengan bola di tangan melebihi tiga langkah tanpa melakukan dribel.
Saat pemain mengambil lebih dari tiga langkah setelah menghentikan dribel, wasit akan langsung meniup peluit sebagai tanda pelanggaran. Hukumannya cukup jelas: turnover atau pergantian penguasaan bola ke tim lawan. Artinya, tim yang melanggar kehilangan kesempatan untuk menyerang dan bola langsung diberikan kepada lawan.
Travelling sering terjadi terutama saat pemain mencoba melewati lawan dengan gerakan cepat, tetapi lupa mengontrol jumlah langkahnya. Meski terlihat sepele, pelanggaran ini bisa sangat memengaruhi jalannya pertandingan, terutama di momen-momen krusial seperti akhir kuarter atau saat skor ketat.
Selain itu, pemain yang sedang berdiri dengan bola di tangan juga harus memperhatikan posisi kaki. Jika sudah menentukan kaki poros (pivot foot), kaki tersebut tidak boleh berpindah tanpa melakukan dribel. Jika melanggar, itu juga bisa dianggap sebagai travelling.
Untuk menghindari kesalahan ini, latihan kontrol tubuh dan dribel sangat penting. Pemain muda pun perlu terus dilatih agar bisa membaca situasi dengan tepat saat membawa bola ke depan. Dengan memahami aturan travelling, permainan jadi lebih adil dan sesuai koridor peraturan resmi FIBA.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.