Aba-Aba dalam Start Jongkok: Ada Tiga Tahapan

Dalam lomba lari sprint atau cepat, posisi start jongkok sangat umum digunakan oleh pelari. Posisi ini membantu pelari mendapatkan dorongan awal yang kuat dan cepat. Namun, sebelum pelari benar-benar melesat dari garis start, ada rangkaian aba-aba yang harus diikuti dengan cermat.

Berapa jumlah aba-aba dalam start jongkok? Ternyata, ada tiga macam aba-aba yang harus dilalui. Dimulai dari “bersedia”, yang menandakan atlet harus sudah berada dalam posisi jongkok di blok start. Kaki depan dan belakang sudah ditempatkan dengan tepat, tangan menyentuh tanah, dan badan siap untuk melesat.

Setelah itu, wasit akan memberikan aba-aba kedua: “siap”. Saat ini, pelari biasanya menaikkan pinggul lebih tinggi dari bahu, tubuh condong ke depan, dan otot-otot siap melepaskan tenaga. Momen ini sering kali membuat suasana tegang karena semua mata tertuju pada pelari yang sedang fokus menunggu aba-aba terakhir.

Aba-aba ketiga dan penentu adalah “ya” atau kadang bunyi tembakan pistol. Begitu aba-aba ini terdengar, pelari harus langsung berlari secepat mungkin. Jika ada pelari yang bergerak sebelum aba-aba “ya”, bisa dianggap melakukan pelanggaran atau start false – dan bisa didiskualifikasi.

Start jongkok dikenal juga sebagai bunch start dalam Bahasa Inggris, terutama dalam olahraga atletik. Ketiga aba-aba ini bukan hanya rutinitas semata, tetapi bagian penting dari strategi balapan. Pelari yang responsif dan tepat waktu pada setiap aba-aba punya peluang lebih besar untuk unggul sejak awal.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait