Kenapa Piala AFF Tidak Masuk Kalender FIFA?

Piala AFF, turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara, memang selalu dinanti-nantikan oleh jutaan pecinta bola di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Namun, meskipun sudah diadakan sejak 1996 dan punya tempat istimewa di hati suporter, ternyata turnamen ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.

Alasannya cukup sederhana: Piala AFF adalah kompetisi regional yang diselenggarakan oleh ASEAN Football Federation, bukan bagian dari agenda resmi FIFA. FIFA hanya mengakui pertandingan internasional yang berada dalam jadwalnya, seperti Piala Dunia, kualifikasi zona Asia, atau laga uji coba resmi (official FIFA windows). Karena Piala AFF diadakan di luar periode-periode tersebut—misalnya edisi 2022 yang berlangsung dari 20 Desember hingga 16 Januari 2023—maka laga-laga di dalamnya tak dianggap sebagai pertandingan resmi FIFA.

Ini juga berdampak pada keikutsertaan pemain. Klub-klub Eropa, misalnya, tidak wajib melepas pemainnya yang berasal dari ASEAN karena turnamen ini tidak berstatus mandatory release seperti saat Piala Dunia atau kualifikasi internasional. Meski begitu, bagi negara-negara peserta seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, atau Vietnam, Piala AFF tetap jadi ajang prestisius untuk menunjukkan kualitas sepak bola regional.

Jadi, walau tidak diakui secara resmi oleh FIFA, semangat dan gairah yang ditampilkan di Piala AFF jelas setara dengan turnamen besar lainnya. Bagi pecinta bola di ASEAN, ini tetap jadi pesta sepak bola yang ditunggu-tunggu setiap dua tahun sekali.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait