Agama-Agama yang Dianut di Australia

Australia dikenal sebagai negara dengan keberagaman budaya dan kepercayaan yang tinggi. Meskipun sebagian besar penduduknya tidak aktif beragama, agama tetap memainkan peran dalam kehidupan masyarakat. Menurut data terbaru, umat Katolik merupakan kelompok agama terbesar di Australia dengan 22,6% dari populasi. Diikuti oleh Anglikan dengan 13,3%, yang secara historis memiliki pengaruh kuat karena hubungan Australia dengan Inggris.

Selain kedua denominasi Kristen tersebut, kelompok Kristen Protestan lainnya secara bersama-sama membentuk 3,8% dari total penduduk. Meskipun Kristen masih menjadi agama dominan, jumlah pemeluknya perlahan menurun seiring meningkatnya jumlah penduduk yang menyatakan tidak beragama.

Di sisi lain, kemajemukan agama semakin terasa dengan berkembangnya komunitas non-Kristen. Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen, dianut oleh 2,6% warga, terutama karena migrasi dari Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika. Buddha juga memiliki pengikut setia sekitar 2,4%, banyak di antaranya berasal dari komunitas Tionghoa dan Asia Tenggara.

Hindu, yang sebagian besar dianut oleh warga keturunan India, berkembang pesat dengan 1,9% penganut. Sikh, Yahudi, dan agama lainnya juga hadir dalam peta keagamaan Australia, masing-masing dengan komunitas yang aktif dan terus bertumbuh. Meski kecil, kehadiran mereka menunjukkan wajah Australia yang semakin inklusif dan beragam.

Keanekaragaman agama di Australia bukan hanya soal angka, tapi cermin dari masyarakat multikultural yang terus berkembang.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait