Wujud Allah Tidak Seperti Makhluk-Nya

Allah itu tidak berbentuk seperti apa pun yang kita kenal di dunia ini. Banyak orang bertanya, "Allah itu berbentuk apa?" Pertanyaan ini wajar, terutama saat kita berusaha memahami sesuatu yang jauh di luar batas akal manusia. Namun, jawabannya sangat penting untuk dipahami dengan benar.

Allah tidak seperti makhluk yang Dia ciptakan. Dia bukan cahaya yang bisa kita lihat, bukan energi yang bisa diukur, bukan udara yang bisa kita hirup, juga bukan air, api, atau benda-benda lainnya. Dia juga bukan laki-laki atau perempuan, bukan malaikat, jin, atau manusia. Bahkan gambaran-gambaran dalam film atau animasi tentang sosok Tuhan adalah salah besar, karena hanya akan menyesatkan pemahaman kita.

Bagaimana mungkin Sang Pencipta alam semesta, yang menciptakan bentuk, rupa, dan sifat segala sesuatu, harus digambarkan dengan bentuk yang sama seperti ciptaan-Nya? Allah Maha Suci dari segala kelemahan, keterbatasan, atau unsur materi yang melekat pada makhluk.

Islam mengajarkan bahwa Allah memiliki wujud yang sesuai dengan keagungan dan kemuliaan-Nya, tetapi tidak bisa dibayangkan, digambarkan, atau disamakan dengan apa pun di dunia ini. Kita meyakini keberadaan-Nya berdasarkan al-Qur'an dan hadis, tanpa menanyakan "bagaimana" wujud-Nya, karena hal itu jauh melampaui kemampuan akal manusia.

Seperti dikatakan oleh para ulama, cukup bagi kita untuk percaya bahwa Allah ada, Maha Kuasa, Maha Melihat, Maha Mendengar — tanpa harus membayangkan rupa-Nya. Karena iman yang benar bukan datang dari bayangan pikiran, tapi dari keyakinan hati yang bersih.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait