Alquran Asli: Ada di Mana Sebenarnya?
Ketika mendengar pertanyaan "Alquran yang asli ada di mana?", banyak orang langsung membayangkan sebuah kitab fisik yang disimpan di suatu tempat. Namun, dalam ajaran Islam, jawabannya jauh lebih mendalam. Alquran yang asli, dalam pengertian yang sebenarnya, tidak berada di muka bumi. Ia berada di Lauhil Mahfudz, sebuah kitab induk yang disebutkan dalam Alquran sebagai tempat penyimpanan kitab-kitab suci yang ditulis oleh Allah sebelum diturunkan ke dunia.
Yang kita kenal sebagai Alquran saat ini adalah wahyu Ilahi yang diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad ﷺ selama lebih dari dua dekade. Wahyu ini kemudian dihafal, ditulis, dan dikumpulkan oleh para sahabat beliau. Tidak ada satu pun salinan fisik yang bisa disebut 'asli' dalam arti pertama dan tunggal, karena bentuk tertulisnya awalnya tersebar dalam bentuk catatan tangan para sahabat.
Barulah setelah Nabi wafat, atas inisiatif Khalifah Abu Bakar dan dilanjutkan oleh Umar serta disimpan rapi oleh Utsman bin Affan, Alquran mulai dikumpulkan dalam bentuk mushaf resmi. Meski begitu, inti dari Alquran tetaplah berasal dari Lauhil Mahfudz—sebuah realitas ghaib yang hanya Allah yang mengetahui secara pasti.
Jadi, meskipun kita memiliki banyak mushaf indah dan tersebar di seluruh dunia, yang asli tetap berada di sisi Allah. Alquran yang kita baca hari ini adalah penjelmaan dari kitab suci itu, dipelihara keasliannya oleh Allah sendiri, sebagaimana firmannya dalam Surat Al-Hijr ayat 9: "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya."
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.