Mengapa Indonesia Pilih Australia sebagai Perwakilan di KTN?
Saat Konferensi Meja Bundar (KMB) digelar pada tahun 1949, Indonesia tidak hadir langsung sebagai pihak utama dalam perundingan dengan Belanda. Sebagai gantinya, Indonesia menunjuk negara-negara sahabat untuk mewakili kepentingannya. Salah satunya adalah Australia, yang ditunjuk sebagai perwakil Indonesia dalam Komisi Tiga Negara (KTN).
Mengapa Australia? Jawabannya terletak pada dukungan nyata yang diberikan sejak awal kemerdekaan Indonesia. Sejak tahun 1945, Australia menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka mendukung perjuangan Indonesia meraih pengakuan kemerdekaan dari Belanda. Dukungan ini tidak hanya bersifat politik, tetapi juga diplomatik dan kemanusiaan.
Di tengah tekanan internasional yang masih ragu, Australia justru bersikap tegas. Ia mendorong isu kemerdekaan Indonesia dibahas di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menentang langkah Belanda yang ingin kembali menguasai wilayah yang sudah diproklamasikan merdeka. Sikap inilah yang membuat Indonesia memandang Australia sebagai mitra yang kredibel dan dapat dipercaya.
Belgia, di sisi lain, mewakili Belanda, sementara Amerika Serikat berperan sebagai penengah. Pemilihan kombinasi negara-negara ini mencerminkan upaya menciptakan forum yang adil dan netral. Namun, pilihan Indonesia terhadap Australia bukan tanpa alasanโitu adalah bentuk penghargaan atas sikap progresif dan berpihak pada keadilan yang ditunjukkan Canberra sejak masa revolusi.
Hingga kini, dukungan Australia di masa awal kemerdekaan tetap dikenang sebagai bagian dari fondasi hubungan kedua negara yang terus berkembang.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.