Apa Itu Hooligans No Face No Name? Makna di Balik Istilah Viral Saat Lebaran
Belakangan, istilah hooligans no face no name sempat viral di media sosial, terutama menjelang dan selama momen Lebaran. Namun, jangan salah sangkaโini bukan tentang kelompok suporter sepak bola atau aksi preman seperti makna asli "hooligan" dalam bahasa Inggris.
Di Indonesia, istilah ini justru dipakai secara sarkastik dan lucu untuk menggambarkan perasaan orang tua yang tak bisa membagikan foto anak mereka di media sosial saat Lebaran. Entah karena anak sedang sakit, rewel, atau memang orang tua ingin menjaga privasi, mereka memilih tak mengunggah foto keluarga seperti kebanyakan orang.
Kata no face no name secara harfiah berarti "tidak ada wajah, tidak ada nama", yang dalam konteks ini bermakna anak tak muncul di foto atau video yang dibagikan. Maka muncullah istilah "hooligans no face no name" sebagai bentuk candaan bagi mereka yang "menyembunyikan" anaknya dari sorotan media sosial.
Uniknya, istilah ini menjadi semacam simbol gerakan kecil yang mengingatkan pentingnya menjaga privasi anak, meski perayaan Lebaran penuh dengan tradisi berbagi foto keluarga. Banyak warganet yang ikut menggunakan istilah ini dengan bangga, seolah jadi bagian dari "kelompok rahasia" yang memilih tak ikut arus tren.
Jadi, meski terdengar asing dan seram, "hooligans no face no name" justru menyimpan makna ringan dan relatable bagi banyak orang tua di era digital. Lebaran tetap berjalan, tapi tidak harus selalu dipamerkan di layar kaca atau layar ponsel.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.