Perbedaan Whitening dan Brightening untuk Kulit Lebih Sehat

Belakangan ini, kata-kata seperti whitening dan brightening sering muncul di produk perawatan wajah. Meski terdengar mirip karena sama-sama membuat kulit tampak lebih cerah, ternyata keduanya bekerja dengan cara yang berbeda.

Whitening bekerja lebih dalam dengan cara menghambat produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada kulit. Saat produksi melanin dikendalikan, perubahan warna kulit seperti bintik hitam atau kulit kusam secara bertahap berkurang. Produk whitening biasanya digunakan untuk menangani hiperpigmentasi atau perbedaan warna kulit yang cukup nyata.

Sementara itu, brightening lebih fokus pada permukaan kulit. Produk ini bekerja dengan cara mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga wajah tampak lebih segar dan bercahaya. Bahan seperti vitamin C, asam glikolat, atau ekstrak buah sering ditemukan dalam produk brightening karena kemampuannya merangsang regenerasi kulit.

Jadi, meski tujuannya sama-sama membuat kulit terlihat lebih cerah, pilihan antara whitening dan brightening tergantung pada kebutuhan. Jika kamu ingin mengatasi flek atau warna kulit yang tidak merata, whitening bisa jadi pilihan. Tapi kalau kulit terasa kusam dan butuh penyegaran, brightening biasanya lebih cocok.

Yang penting diingat, apapun pilihanmu, selalu gunakan tabir surya setiap hari. Karena baik whitening maupun brightening bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait