Retak Tulang dan Patah Tulang: Apa Bedanya?

Ketika seseorang mengalami cedera akibat jatuh atau benturan keras, sering muncul pertanyaan: apakah tulangnya retak atau patah? Banyak yang mengira keduanya berbeda, padahal dalam dunia medis, retak tulang dan patah tulang sebenarnya adalah hal yang sama.

Dr. Andika, seorang dokter ortopedi, menjelaskan bahwa istilah "fraktur" mencakup semua jenis kerusakan pada tulang, entah itu retak kecil atau patah total. “Fraktur itu artinya retak atau patahnya tulang keras. Jadi, tidak ada perbedaan mendasar antara retak dan patah tulang—keduanya adalah fraktur,” ujarnya.

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa retak tulang lebih ringan daripada patah, tapi ini hanya soal persepsi. Dalam diagnosis, dokter tetap menyebutnya sebagai fraktur, lalu menggolongkannya berdasarkan tingkat keparahan: mulai dari fraktur ringan (seperti retak halus) hingga fraktur komplit (tulang terputus sepenuhnya).

Gejala yang muncul pun tak jauh berbeda: nyeri hebat, bengkak, memar, hingga kesulitan menggerakkan anggota tubuh yang cedera. Penanganan juga tergantung pada lokasi dan jenis fraktur—bisa dengan bidai, gips, atau dalam kasus berat, perlu operasi.

Jadi, jika kamu atau keluarga mengalami cedera seperti ini, jangan terpaku pada kata “retak” atau “patah”. Lebih penting untuk segera periksa ke dokter agar mendapat penanganan tepat. Kesehatan tulang adalah fondasi dari mobilitas kita sehari-hari.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait