Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Ini Kata Ahli

Secangkir kopi dan sebutir telur rebus jadi menu sarapan andalan banyak orang. Tapi sejak lama, makan telur setiap hari jadi bahan perdebatan di kalangan medis. Alasannya, tak lain adalah kandungan kolesterol dalam kuning telur.

Beberapa ahli memang mengingatkan bahaya kolesterol tinggi jika terlalu sering mengonsumsi tel, terutama bagi mereka yang punya riwayat jantung atau diabetes. Satu butir telur mengandung sekitar 185 mg kolesterol—hampir mencapai batas harian yang disarankan. Jika dikonsumsi setiap hari, khawatirnya bisa terjadi penumpukan kolesterol di arteri, meningkatkan risiko serangan jantung.

Namun, pendapat itu tak sepenuhnya diterima semua ilmuwan. Sejumlah penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan seperti telur tak selalu berdampak langsung terhadap kolesterol darah. Faktor lain seperti genetika, gaya hidup, dan konsumsi lemak trans atau jenuh sering kali lebih menentukan.

Organisasi kesehatan seperti Kementerian Kesehatan RI dan American Heart Association pun mulai melonggarkan batasan kolesterol harian, asal konsumsinya wajar dan didukung pola makan seimbang. Artinya, bagi orang sehat, makan satu telur per hari biasanya aman, selama tidak disertai makanan tinggi lemak jenuh seperti sosis atau gorengan.

Jadi, selama tubuh Anda sehat dan rutin beraktivitas, telur tetap bisa jadi bagian dari sarapan bergizi. Tapi seperti halnya makanan lain, kuncinya ada pada keseimbangan. Tak perlu dihindari, asal tak berlebihan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait