Bahaya Tidur dengan Lampu Menyala yang Perlu Kamu Tahu
Ada yang terbiasa tidur dengan lampu menyala? Mungkin kebiasaan ini terasa aman atau nyaman bagi sebagian orang, terutama anak-anak atau mereka yang takut gelap. Tapi, ternyata kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, terutama kualitas tidur.
Saat tidur, tubuh membutuhkan lingkungan yang gelap agar otak bisa memproduksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Jika lampu tetap menyala, paparan cahaya bisa mengganggu proses ini, sehingga otak sulit mengenali waktu istirahat. Akibatnya, kamu mungkin merasa lebih sulit tertidur atau tidak tidur nyenyak.
Studi menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk karena cahaya bisa berdampak jangka panjang. Daya tahan tubuh bisa menurun, suasana hati jadi tidak stabil, bahkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan jantung bisa meningkat. Ini karena tubuh tidak punya waktu cukup untuk pulih dan memperbaiki diri selama tidur.
Sebuah artikel dari KOMPAS.com pada 29 Mei 2022 juga menyoroti hal ini. Paparan cahaya saat tidur membuat otak tetap waspada, seolah-olah masih waktunya terjaga. Hasilnya, tidur jadi tidak berkualitas, meski durasinya cukup.
Untuk tidur yang lebih baik, sebaiknya matikan lampu utama dan gunakan pencahayaan redup jika takut gelap. Lampu tidur dengan warna hangat dan intensitas rendah bisa jadi pilihan. Yang terpenting, ciptakan suasana kamar yang mendukung relaksasi.
Jangan sepelekan kebiasaan kecil seperti ini. Dengan sedikit penyesuaian, kamu bisa tidur lebih nyenyak dan bangun dengan perasaan segar esok hari.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.