Apa Sebenarnya Isi di Dalam Otak Kita?

Otak manusia sering kali digambarkan sebagai pusat komando tubuh yang paling canggih di alam semesta. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, dari apa sebenarnya organ luar biasa ini tersusun?

Secara fisik, sebagian besar isi otak manusia terdiri dari air—sekitar 75 persen dari total beratnya berupa cairan. Karena kandungan air yang tinggi inilah tekstur otak sangat lembut, mirip seperti agar-agar atau tahu yang kenyal, bukan padat dan keras seperti tulang.

Selain air, struktur otak didominasi oleh dua komponen sel utama yang bekerja sama tanpa henti: sel saraf atau neuron dan sel glial. Diperkirakan ada sekitar 86 miliar neuron di dalam otak manusia dewasa. Neuron inilah yang bertanggung jawab mengirimkan sinyal elektrik dan kimia ke seluruh tubuh, memungkinkan kita berpikir, merasakan emosi, bergerak, hingga bernapas.

Sementara itu, sel glial bertindak sebagai tim pendukung yang krusial. Jumlahnya bahkan jauh lebih banyak daripada neuron. Tugas mereka adalah melindungi, memberi nutrisi, dan memperbaiki sel-sel saraf agar tetap berfungsi optimal.

Bagian lain dari otak juga kaya akan jaringan lemak (lipida) dan pembuluh darah. Jaringan lemak ini membentuk lapisan pelindung yang disebut mielin, yang membantu mempercepat jalannya sinyal antar-neuron. Dengan berat rata-rata hanya sekitar 1,4 kilogram, organ yang sebagian besar terdiri dari air dan lemak ini memegang kendali penuh atas seluruh kehidupan kita.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait