Apa Itu Patah Tulang Tertutup dan Jenis-Jenisnya

Patah tulang tertutup, atau dalam istilah medis dikenal sebagai fraktur tertutup, adalah kondisi saat tulang patah namun tidak menembus kulit. Berbeda dengan patah tulang terbuka yang terlihat dari luar, pada fraktur ini bentuk kulit tetap utuh meskipun di bawahnya terjadi keretakan atau patah pada tulang.

Jenis patah tulang ini sering terjadi akibat cedera, seperti terjatuh, kecelakaan, atau benturan keras. Meski tidak terlihat dari luar, gejala seperti nyeri hebat, bengkak, memar, dan kesulitan menggerakkan anggota tubuh bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengalami fraktur tertutup. Kondisi ini tetap membutuhkan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Selain fraktur tertutup, ada juga yang dikenal sebagai fraktur lembut atau stress fracture. Jenis cedera ini biasanya terjadi akibat aktivitas fisik berulang, seperti lari jarak jauh atau berjalan terlalu lama. Tulang kaki—terutama di bagian kaki bawah dan pergelangan—adalah area paling rentan mengalami jenis patah tulang ini. Karena gejalanya mungkin tidak langsung terasa, banyak orang yang baru menyadari setelah rasa nyeri terus memburuk.

Untuk mencegah cedera tulang, penting untuk melatih tubuh secara bertahap, terutama jika mulai aktif berolahraga. Istirahat cukup dan konsumsi makanan kaya kalsium serta vitamin D juga membantu menjaga kekuatan tulang. Jika mengalami nyeri yang tidak kunjung reda setelah aktivitas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar bisa didiagnosis dengan tepat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait