Apa Itu Penyelaman Ulang (Repetitive Dive)?

Saat menyelam, tubuh kita menyerap lebih banyak nitrogen dari udara yang kita hirup di bawah tekanan tinggi. Begitu kembali ke permukaan, nitrogen ini mulai keluar perlahan dari aliran darah. Namun, jika Anda kembali menyelam sebelum semua nitrogen tersebut sepenuhnya hilang, itulah yang disebut penyelaman ulang atau dalam istilah teknis dikenal sebagai repetitive dive.

Repetitive dive terjadi ketika seorang penyelam melakukan penyelaman kedua (atau lebih) dalam jarak waktu yang relatif dekat setelah penyelaman sebelumnya. Meskipun Anda sudah kembali ke permukaan, tubuh masih membawa sisa beban nitrogen dari penyelaman pertama. Penyelaman ulang ini harus direncanakan dengan hati-hati karena sisa nitrogen dalam tubuh bisa meningkatkan risiko decompression sickness (penyakit dekompresi), terutama jika Anda menyelam terlalu dalam atau terlalu lama tanpa memperhitungkan waktu istirahat yang cukup.

Untuk menghindari risiko tersebut, para penyelam biasanya menggunakan repetitive dive timetable atau tabel penyelaman berulang yang membantu menghitung batas aman berdasarkan durasi penyelaman sebelumnya dan waktu istirahat di permukaan. Alat seperti komputer selam juga secara otomatis melacak status nitrogen residual, mempermudah pengelolaan penyelaman ulang.

Intinya, repetitive dive bukan sekadar menyelam lagi setelah istirahat singkat—ini adalah aktivitas yang memerlukan perhitungan cermat. Dengan pemahaman yang tepat, penyelaman berulang bisa dilakukan dengan aman dan membuka kesempatan untuk menjelajahi lebih banyak situs bawah air dalam satu hari.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait