Apa Itu Ultras dan Hooligan dalam Dunia Sepak Bola?

Ultras dan hooligan sering kali disebut bersamaan, tapi maknanya tidak selalu sama. Keduanya merujuk pada kelompok suporter fanatik dalam dunia sepak bola, namun dengan perbedaan yang cukup mencolok dalam cara mereka mendukung tim.

Ultras adalah kelompok suporter yang dikenal militan, penuh semangat, dan sangat terorganisir. Mereka biasanya hadir di tribun dengan koreografi besar, kain bergambar, suara drum, dan yel-yel yang menggelegar sepanjang pertandingan. Tujuan mereka adalah menunjukkan dukungan maksimal untuk tim kesayangan, menciptakan atmosfer yang luar biasa di stadion—meski terkadang aksi mereka bisa melampaui batas. Ultras ditemukan di banyak negara Eropa seperti Italia, Jerman, dan Prancis, dan mereka memang ingin menjadi bagian dari identitas klub.

Sementara itu, hooligan lebih sering dikaitkan dengan tindakan kekerasan dan kerusuhan. Kata ini populer sejak era 1970-an dan 1980-an, terutama di Inggris, ketika kelompok suporter tertentu sengaja mencari konflik, baik dengan suporter lawan maupun aparat keamanan. Hooliganisme lebih tentang provokasi, perkelahian, dan kericuhan di luar maupun dalam stadion.

Meskipun tidak semua ultras berperilaku seperti hooligan, batas antara keduanya kadang kabur. Beberapa kelompok ultras juga pernah terlibat dalam kerusuhan, terutama saat rivalitas memanas. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua suporter fanatik adalah perusuh—banyak dari mereka hanya ingin menunjukkan cinta mereka terhadap sepak bola dengan cara yang ekspresif.

Jadi, meski terdengar serupa, ultras lebih tentang dukungan penuh gairah, sementara hooligan lebih identik dengan kekacauan. Dalam perkembangannya, banyak negara kini memperketat pengawasan untuk mencegah aksi-aksi yang merugikan citra olahraga ini.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait