Siapa yang Berada di Atas CEO?

Sering kali muncul pertanyaan: siapa sebenarnya yang berada di atas CEO dalam struktur perusahaan? Jawabannya mungkin mengejutkan—dalam banyak kasus, tidak ada jabatan eksekutif yang benar-benar berada di atas CEO. CEO (Chief Executive Officer) biasanya adalah posisi tertinggi dalam jajaran manajemen harian perusahaan.

Namun, jika melihat struktur kepemimpinan secara lebih luas, ada pihak yang secara hierarki bisa dianggap lebih tinggi: Dewan Komisaris atau Board of Directors. Mereka tidak terlibat langsung dalam operasional sehari-hari, tetapi memiliki wewenang untuk mengangkat, mengevaluasi, bahkan memberhentikan CEO jika diperlukan. Dalam konteks ini, Ketua Dewan Komisaris (Chairman of the Board) bisa dianggap sebagai figur yang secara struktural berada di atas CEO.

Di sisi lain, COO (Chief Operating Officer) sering disebut sebagai jabatan nomor dua setelah CEO. Namun, posisi ini tidak berada di atas CEO, melainkan menjadi tangan kanan yang membantu menjalankan strategi perusahaan. COO fokus pada operasional internal, sementara CEO menentukan arah besar perusahaan.

Jadi, meskipun CEO memegang kendali tertinggi dalam manajemen harian, mereka tetap bertanggung jawab kepada dewan komisaris. Hubungan ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kepemimpinan operasional dan pengawasan strategis.

Kesimpulannya, dalam struktur perusahaan modern, CEO adalah puncak dari rantai komando manajemen, tetapi tetap berada di bawah pengawasan dewan komisaris—yang secara hirarki, bisa dianggap sebagai posisi yang lebih tinggi secara otoritas.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait