Kekurangan Velg Jari-Jari yang Perlu Diketahui

Velg jari-jari masih jadi pilihan banyak pengendara, terutama untuk motor klasik atau tipe-tipe adventure dan trail. Tampilannya yang klasik dan kokoh membuat banyak orang menyukainya. Namun, ada beberapa kekurangan pada velg jari-jari yang perlu kamu sadari sebelum memilihnya.

Sulit dibersihkan karena desainnya yang rumit

Salah satu kelemahan utama velg jari-jari adalah perawatannya yang cukup merepotkan. Dengan banyaknya jari-jari logam yang saling bersilangan, kotoran, debu, dan lumpur mudah menumpuk di celah-celah kecil. Saat mencuci, kamu harus lebih ekstra hati-hati dan detail agar semua bagian bersih. Kalau tidak rajin dibersihkan, velg bisa terlihat kusam dan kotor meskipun motornya tergolong baru.

Rentan karat jika tidak dirawat setelah hujan

Velg jari-jari yang terbuat dari bahan besi sangat mudah berkarat, terutama jika terkena air hujan dan tidak segera dikeringkan. Karat tidak hanya merusak tampilan, tapi juga bisa melemahkan struktur velg seiring waktu. Meskipun ada pelapis anti karat, tetap perlu kebiasaan merawat seperti membersihkan dan mengeringkan setelah berkendara di cuaca basah.

Selain itu, jika salah satu jari-jari bengkok atau putus, perbaikannya tidak semudah velg racing. Perlu penyetelan khusif atau penggantian komponen yang bisa merepotkan. Maka dari itu, meski tampilan velg jari-jari sangat menarik, pemiliknya harus siap dengan perawatan ekstra. Bagi yang hobi modifikasi atau suka tampilan klasik, velg ini tetap jadi pilihan yang punya karakter tersendiri — asal mau merawatnya dengan sabar.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait