Skandal Lucas NCT Dream dan Dampaknya pada Karier
Lucas, anggota grup idola Korea Selatan NCT Dream, sempat menjadi sorotan tajam pada Agustus 2021 karena terlibat dalam skandal serius. Saat itu, sejumlah perempuan muda di Korea Selatan membongkar dugaan perilaku gaslighting dan kekerasan emosional yang dilakukan oleh Lucas selama menjalin hubungan dengannya. Gaslighting sendiri adalah bentuk manipulasi psikologis yang membuat korban meragukan realitas atau perasaannya sendiri—sebuah isu yang cukup sensitif, terutama di tengah masyarakat yang mulai lebih peduli terhadap kesehatan mental.
Pengakuan dari para perempuan tersebut tersebar luas di media sosial dan forum daring, memicu gelombang kritik terhadap Lucas. Banyak penggemar merasa kecewa, terutama karena Lucas dikenal memiliki imej yang karismatik dan ramah di depan publik. SM Entertainment, agensi yang menaungi NCT Dream, akhirnya merespons dengan menyatakan bahwa Lucas akan mengambil istirahat dari semua aktivitas hingga proses klarifikasi selesai.
Pada Februari 2022, setelah beberapa bulan menghilang dari sorotan, Lucas kembali dengan permintaan maaf publik. Ia mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan mendalam atas rasa sakit yang ditimbulkannya. Meski begitu, kepercayaan publik tidak serta-merta pulih. Beberapa proyek promosi dan penampilan live sempat dibatalkan, dan popularitasnya mengalami penurunan signifikan.
Skandal ini menjadi pengingat penting bahwa idola bukan hanya dituntut untuk tampil sempurna di atas panggung, tetapi juga bertanggung jawab atas perilaku mereka di kehidupan pribadi. Bagi penggemar, ini adalah ujian: antara tetap mendukung artis atau memilih berdiri di sisi korban. Hingga kini, Lucas masih berusaha membangun kembali kariernya, perlahan dan dengan kesadaran yang lebih tinggi.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.