Apakah Mata Biru Lebih Sensitif terhadap Cahaya?

Bagi sebagian orang, sinar terang bisa terasa menyilaukan—terutama bagi mereka yang memiliki mata berwarna biru. Menariknya, kenyataan ini bukan sekadar perasaan, melainkan didukung oleh penjelasan medis. Menurut ahli mata Ruth Williams dari Wheaton Eye Clinic, seperti yang dikutip dari The Independent, mata berwarna biru memang cenderung lebih sensitif terhadap cahaya dibandingkan mata berwarna gelap.

Penyebab utamanya terletak pada jumlah pigmen di dalam iris. Mata biru memiliki lebih sedikit melanin, yaitu pigmen yang membantu menyerap cahaya. Karena melaninnya lebih tipis, cahaya lebih mudah menembus dan menyebabkan silau. Inilah yang membuat pemilik mata biru sering merasa tidak nyaman saat berada di bawah sinar terang, seperti sinar matahari langsung atau lampu terang di ruangan.

Hal ini juga menjelaskan mengapa banyak orang dengan mata terang lebih sering menggunakan kacamata hitam, bahkan di hari yang tidak terlalu cerah. Perlindungan ekstra ini penting untuk mencegah ketegangan mata dan menjaga kenyamanan dalam jangka panjang.

Meski tidak membahayakan kesehatan secara langsung, sensitivitas ini bisa menjadi pertimbangan dalam memilih gaya hidup, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Menggunakan pelindung seperti topi atau kacamata berkualitas bisa sangat membantu.

Jadi, jika kamu atau temanmu memiliki mata biru dan cepat silau, itu bukan imajinasi belaka—itu sains.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait