Siapa Nama Iblis Sebelum Jatuh dari Surga?

Sejak zaman dahulu, kisah Iblis selalu menarik perhatian. Bukan hanya karena perannya yang menentang perintah Tuhan, tetapi juga asal-usulnya yang penuh misteri. Banyak yang bertanya, siapa sebenarnya dia sebelum menjadi makhluk terkutuk?

Menurut berbagai riwayat dan tafsir yang berkembang dalam tradisi Islam, nama asli Iblis sebelum ia durhaka adalah Al Harits. Nama ini diyakini berasal dari perannya sebagai penjaga surga. Kata "Al Harits" sendiri bisa diartikan sebagai “yang menjaga” atau “petani”, menggambarkan betapa mulianya posisinya dulu.

Selain itu, Iblis juga dikenal dengan sebutan Azazil. Ini bukan nama aslinya, melainkan julukan yang diberikan karena kedudukannya yang tinggi di antara para malaikat—ia dipandang sebagai pemimpin atau makhluk yang sangat disegani. Azazil sering diartikan sebagai sosok yang suci atau bersih, mencerminkan kemuliaan masa lalunya.

Yang menarik, Iblis awalnya bukan malaikat, melainkan makhluk dari bangsa jin. Ia termasuk jin yang saleh dan taat, hingga akhirnya diberi kehormatan untuk hidup di langit dan melayani di hadapan Tuhan. Namun, kesombongannya muncul saat diperintahkan bersujud kepada Adam. Karena menolak, ia dikutuk dan diusir dari surga.

Dari kisah ini, banyak pelajaran yang bisa diambil. Kemuliaan duniawi tidak menjamin keselamatan akhirat. Bahkan makhluk secerdas dan setinggi Iblis bisa jatuh karena kesombongan. Kita pun diingatkan untuk senantiasa rendah hati, mengingat betapa tipisnya jarak antara kemuliaan dan kehancuran.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait