Kota Terkecil di Dunia yang Menyimpan Pesona Abad Pertengahan
Bayangkan sebuah kota yang begitu kecil, hingga penduduknya bisa dihitung dengan jari. Di sebuah semenanjung indah di Istria, Kroasia, terletak Hum — sering disebut sebagai kota terkecil di dunia.
Dengan jumlah penduduk hanya sekitar 20 hingga 30 jiwa, Hum mungkin kecil secara ukuran, tetapi besar dalam karakter. Kota ini terletak di perbukitan Istria yang hijau, dikelilingi perkebunan zaitun dan kebun anggur, serta menyuguhkan pemandangan yang seolah membawa waktu kembali ke abad pertengahan.
Dari kejauhan, Hum terlihat seperti benteng kecil yang melekat erat di lereng bukit. Jalanan berbatu sempit membelah rumah-rumah batu tua, dan satu pintu gerbang cukup untuk menjadi pintu masuk ke seluruh kota. Meskipun sangat kecil, Hum memiliki sejarah yang kaya, dengan asal-usulnya sebagai benteng pertahanan pada abad ke-12.Walaupun hanya seluas beberapa blok, kota ini berhasil menarik perhatian wisatawan dari seluruh dunia. Banyak yang datang untuk melihat sendiri betapa uniknya Hum, berjalan menyusuri gang-gangnya, mengunjungi gereja kecil St. Jerome, atau sekadar menikmati udara segar dan ketenangan yang sulit ditemukan di kota-kota besar.
Hum juga dikenal karena budayanya yang unik. Kota ini mengaku sebagai "ibu kota" dari minuman herbal tradisional Kroasia yang disebut bernardin, dan setiap tahun penduduk setempat merayakan hari khusus untuk merayakannya.
Jadi, meskipun Hum mungkin kalah jauh dalam ukuran, ia menang dalam pesona dan keunikan. Bagi siapa saja yang mencintai petualangan kecil yang penuh makna, kota ini adalah permata tersembunyi yang patut dikunjungi.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.