Penyebab Banyak Lendir di Paru-Paru yang Perlu Diwaspadai

Ketika lendir menumpuk di paru-paru, tubuh sering merespons dengan batuk untuk membersihkannya. Namun, jika produksi dahak terus-menerus atau berwarna keruh, itu bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Seperti dijelaskan dalam laman Medical News Today, penyebab utama banyaknya lendir di paru-paru antara lain asma, alergi, serta infeksi virus maupun bakteri.

Astma bisa membuat saluran napas meradang dan memproduksi lebih banyak lendir dari biasanya. Saat kambuh, penderita sering merasa sesak dan disertai batuk berdahak. Sementara itu, alergi terhadap debu, serbuk sari, atau asap juga bisa memicu tubuh menghasilkan dahak berlebih sebagai respons perlindungan.

Infeksi seperti pilek atau flu biasanya bersifat sementara, tapi bila tidak sembuh sempurna, bisa berkembang menjadi infeksi paru-paru lebih serius seperti bronkitis atau bahkan COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease). COPD, yang sering terjadi pada perokok, menyebabkan saluran napas rusak dan membuat produksi lendir terus-menerus. Kondisi ini membuat napas jadi sesak dan batuk menetap.

Selain itu, gaya hidup seperti merokok, polusi udara, atau paparan bahan kimia dalam jangka panjang juga bisa memperparah produksi dahak di paru-paru. Penting untuk menjaga kesehatan pernapasan dengan menghindari pemicu, rajin berolahraga, dan segera memeriksakan diri jika gejala tak kunjung membaik.

Jangan sepelekan batuk berdahak yang berlangsung lama. Bisa jadi itu adalah sinyal tubuh bahwa paru-paru sedang butuh perhatian lebih.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait