Kenapa Jantung Sering Sakit? Ini Penyebab Utamanya

Nyeri dada sering membuat orang langsung khawatir akan masalah jantung, dan memang tak selalu salah. Salah satu penyebab paling serius dari sakit jantung adalah penyakit jantung koroner, kondisi di mana pembuluh darah utama jantung menyempit karena penumpukan plak. Saat aliran darah terhambat, otot jantung kekurangan oksigen—kondisi inilah yang memicu nyeri dada.

Serangan jantung sering kali terjadi ketika penyumbatan total terjadi akibat gumpalan darah di arteri koroner. Rasa sakitnya bisa menjalar ke lengan, leher, atau punggung, disertai sesak napas, keringat dingin, atau mual. Namun, tidak semua nyeri dada berarti serangan jantung. Banyak orang mengalami angina, yaitu nyeri dada sementara akibat aliran darah ke jantung yang berkurang, terutama saat aktivitas fisik atau stres.

Angina bisa jadi tanda peringatan dini bahwa jantung sedang dipaksa bekerja tanpa pasokan cukup darah. Jika kamu sering merasakan nyeri dada, terutama saat beraktivitas, sebaiknya segera periksakan diri. Faktor seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, diabetes, dan gaya hidup tidak aktif meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Penting untuk tidak mengabaikan gejala, terlebih jika nyeri berlangsung lama atau semakin parah. Pola makan sehat, olahraga teratur, dan kontrol rutin ke dokter bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait