Bedanya Kunyit Putih dan Temu Putih, Sering Tertukar tapi Tak Sama

Di pasaran, banyak yang salah kaprah menyamakan kunyit putih dan temu putih. Padahal, meski sama-sama berwarna pucat dan sering dipakai sebagai bahan jamu, keduanya adalah tumbuhan berbeda dengan manfaat yang juga tak persis sama.

Kunyit putih, atau dalam nama ilmiahnya Curcuma zedoaria, sebenarnya bukan kunyit betulan, melainkan kerabat dekat dari kunyit kuning (Curcuma domestica). Ia dikenal dengan aroma yang lebih tajam dan rasa yang lebih pahit. Kunyit putih sering digunakan untuk membantu pencernaan, meredakan perut kembung, bahkan dalam pengobatan tradisional dipercaya bisa membantu mengatasi masalah lambung dan radang usus.

Sementara itu, temu putih, atau Curcuma alismatifolia (kadang disebut juga temu lawak putih), sebenarnya lebih dikenal sebagai tanaman hias karena bunganya yang cantik. Namun, rimpangnya juga digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama sebagai penambah stamina dan penguat daya tahan tubuh. Beberapa orang mengonsumsinya sebagai ramuan untuk menjaga kesehatan secara umum.

Perbedaan utamanya terletak pada bentuk rimpang dan aroma. Kunyit putih biasanya berbentuk lebih memanjang dengan daging umbi putih kekuningan, sementara temu putih lebih bulat dan padat dengan aroma yang lebih lembut.

Meski keduanya alami dan umum digunakan, sebaiknya konsultasikan dulu ke tenaga kesehatan sebelum mengonsumsinya secara rutin, terutama jika sedang hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu. Jangan sampai niat sehat malah jadi bermasalah karena salah paham jenis tanaman.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait