Apa Saja Rukun Syahadat Laa Ilaaha Illallah?
Ketika seseorang memeluk agama Islam, kalimat pertama yang diucapkan adalah “Laa ilaaha illallah”. Kalimat ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi mengandung makna yang sangat dalam dan menjadi dasar utama dalam aqidah seorang muslim.
Secara umum, kalimat syahadat ini memiliki dua rukun utama yang harus dipahami dan diyakini dengan sepenuh hati. Yang pertama adalah An-Nafyu, yaitu peniadaan. Dalam bagian “Laa ilaaha”, seseorang menolak dan meniadakan penyembahan terhadap segala sesuatu selain Allah. Artinya, tidak ada yang berhak disembah—baik berhala, hawa nafsu, kekuasaan, maupun benda mati—karena semua bentuk penyembahan itu termasuk syirik.
Rukun kedua adalah Al-Itsbat, yaitu peneguhan. Kata “illallah” menegaskan bahwa satu-satunya yang berhak disembah hanyalah Allah SWT. Ini bukan hanya soal lisan, tetapi juga hati dan perbuatan. Iman kepada kalimat ini harus mendorong seseorang hidup sesuai dengan aturan-Nya.
Banyak orang mengucapkan syahadat tanpa benar-benar memahami maknanya. Padahal, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Islam dibangun di atas lima rukun, dan yang pertama adalah dua kalimat syahadat. Karena itu, memahami rukun-rukun dalam “Laa ilaaha illallah” adalah kewajiban bagi setiap muslim agar keimanannya benar-benar kokoh di atas dasar yang lurus.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.