Mengenal Jenis Jerawat dan Cara Tepat Mengatasinya
Masalah jerawat sering kali mengganggu penampilan dan rasa percaya diri. Namun, tidak semua jerawat sama. Setiap jenis jerawat memiliki penyebab dan penanganan yang berbeda agar tidak meninggalkan bekas luka atau memperparah peradangan.
Jerawat Non-Inflamasi: Blackhead dan Whitehead
Komedo terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu blackhead (komedo hitam) dan whitehead (komedo putih). Blackhead terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati dalam keadaan terbuka, sehingga teroksidasi oleh udara. Sementara itu, whitehead adalah pori tersumbat yang tertutup lapisan kulit. Cara mengatasinya cukup dengan pembersih wajah mengandung asam salisilat untuk membersihkan pori secara mendalam.
Jerawat Inflamasi: Papula dan Pustula
Jika pori tersumbat terinfeksi bakteri, muncullah peradangan. Jerawat papula tampak sebagai benjolan merah kecil yang terasa nyeri saat disentuh. Bila benjolan tersebut berkembang hingga berisi nanah di puncaknya, itulah jerawat pustula. Hindari memencet jerawat jenis ini agar tidak memicu infeksi lanjutan. Gunakan penanganan dengan bahan aktif seperti benzoyl peroxide atau tea tree oil untuk meredakan radang.
Jerawat Berat: Nodul, Kistik, dan Mekanika
Jenis jerawat yang membutuhkan perhatian ekstra adalah jerawat nodul dan jerawat kistik (jerawat batu). Keduanya berada jauh di bawah permukaan kulit, berukuran besar, dan terasa amat sakit. Penanganan medis dari dokter kulit sangat disarankan untuk jenis ini. Terakhir, ada jerawat mekanika yang timbul akibat gesekan berulang pada kulit, misalnya dari helm, pakaian ketat, atau masker. Menjaga kebersihan dan mengurangi gesekan menjadi kunci utama pencegahannya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.