Hal-Hal yang Harus Dihindari Ibu Setelah Melahirkan

Saat masa nifas, tubuh ibu sedang dalam proses penyembuhan setelah melahirkan. Ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar pemulihan berjalan lancar dan ibu bisa merawat bayi dengan optimal.

Pertama, hindari aktivitas fisik berat atau olahraga intens. Meski tergoda ingin cepat bugar kembali, tubuh butuh waktu untuk pulih. Terlalu banyak bergerak bisa memicu perdarahan atau nyeri berlebihan, terutama jika masih ada luka robekan atau jahitan.

Merawat kebersihan area kewanitaan juga sangat penting. Jangan sepelekan hal ini, karena infeksi bisa terjadi jika daerah sensitif tidak dibersihkan dengan benar. Gunakan air bersih dan keringkan dengan lembut setiap kali habis buang air kecil atau besar.

Hubungan intim sebaiknya ditunda dulu, setidaknya hingga enam minggu atau sesuai anjuran dokter. Rahim masih dalam proses penyembuhan, dan terlalu cepat berhubungan bisa menyebabkan rasa sakit bahkan infeksi.

Jangan terlalu larut dalam emosi. Perubahan hormon setelah melahirkan bisa membuat emosi naik-turun. Namun, penting untuk tetap menjaga keseimbangan mental, misalnya dengan berbicara pada suami atau kerabat terdekat.

Diet ketat juga tidak disarankan. Ibu butuh nutrisi cukup untuk menyusui dan memulihkan tenaga. Fokus pada makanan bergizi, bukan mengurangi porsi secara drastis.

Terakhir, hindari merokok dan minuman beralkohol. Selain berdampak buruk pada kesehatan ibu, zat-zat ini bisa masuk ke dalam ASI dan membahayakan bayi.

Ingat, masa nifas bukan waktu untuk terburu-buru. Ibu perlu istirahat cukup, makan teratur, dan dikelilingi dukungan dari keluarga.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait