Setelah Kemunculan Dajjal: Kedatangan Nabi Isa 'Alaihissalam
Di akhir zaman, salah satu tanda besar yang digambarkan dalam ajaran Islam adalah kemunculan Dajjal—makhluk penipu yang membawa cobaan besar bagi umat manusia. Ia akan menebar kerusakan, menggoda manusia dengan mukjizat palsu, dan menyesatkan banyak orang. Namun, kekuasaannya tidak akan berlangsung selamanya.
Setelah masa Dajjal berakhir, Allah SWT akan mengutus Nabi Isa putra Maryam 'alaihissalam turun ke bumi kembali. Ini bukan kali pertama beliau hadir, melainkan kedatangan kedua sebagai sosok yang ditunggu untuk mengembalikan kebenaran dan menegakkan keadilan. Dalam hadits yang diriwayatkan Muslim dari An-Nawwas bin Sam’an, Rasulullah SAW bersabda bahwa setelah Dajjal dihancurkan, Nabi Isa akan turun di menara putih di timur Damaskus.Kedatangan Nabi Isa bukan sekadar peristiwa simbolis, tetapi titik balik besar dalam sejarah manusia. Beliau tidak datang untuk membawa syariat baru, melainkan untuk menyempurnakan ajaran Islam, menghancurkan salib, menghapus fitnah kekafiran, dan memimpin umat dengan hukum yang benar. Salah satu bukti kekuasaan Allah adalah saat beliau menemui dan mengalahkan Dajjal di pintu gerbang Lud—sebuah pertemuan yang menandai kehancuran sang pendusta.
Zaman keadilan kemudian akan dimulai. Di masa itu, kehidupan manusia akan dipenuhi kedamaian, kemakmuran, dan ketakwaan. Umat akan hidup dalam lingkungan yang damai, di bawah kepemimpinan hikmah dan kebenaran.Inilah gambaran pasca-Dajjal: bukan akhir dari segalanya, tetapi awal dari kebangkitan spiritual umat manusia menuju zaman keemasan yang didambakan oleh setiap hati yang beriman.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.