Apa Itu Osteomalasia? Ketahui Gejala dan Perbedaannya dengan Osteoporosis

Osteomalasia adalah kondisi di mana tulang mengalami pelunakan karena kekurangan mineral, terutama kalsium dan fosfat. Kondisi ini terjadi ketika proses pengerasan tulang terganggu, biasanya akibat defisiensi vitamin D—nutrisi penting yang membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Tanpa cukup vitamin D, tulang tidak bisa mengeras dengan baik dan menjadi rapuh, mudah patah, bahkan bisa membengkok meski tidak mengalami cedera berat.

Gejala umum osteomalasia meliputi nyeri tulang yang terus-menerus, terutama di punggung, pinggul, atau kaki, serta kelemahan otot. Penderita sering merasa lelah dan kesulitan berjalan. Dalam kasus lanjut, bisa terjadi kelainan bentuk tulang seperti kaki bengkok atau postur tubuh yang tidak normal.

Meski terdengar mirip, osteomalasia berbeda dengan osteoporosis. Osteoporosis terjadi karena kehilangan massa tulang seiring usia, sehingga tulang menjadi tipis dan rapuh. Sementara itu, osteomalasia adalah gangguan pada proses mineralisasi tulang—artinya, struktur tulang baru tidak terbentuk dengan kuat sejak awal.

Penyebab utama osteomalasia sering kali terkait gaya hidup, seperti kurang paparan sinar matahari, pola makan yang minim vitamin D dan kalsium, atau gangguan penyerapan nutrisi di usus. Kondisi ini juga bisa timbul akibat penyakit ginjal atau hati yang mengganggu metabolisme vitamin D.

Untungnya, osteomalasia bisa diatasi jika dideteksi dini. Perbaikan pola makan, suplemen vitamin D dan kalsium, serta paparan sinar matahari yang cukup umumnya menjadi bagian dari pengobatan. Jika kamu sering merasa nyeri tulang tanpa sebab jelas, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait