Kenapa Susu Bisa Cepat Basi? Ini Penyebab Utamanya

Sering merasa susu di rumah cepat basi padahal baru beberapa hari dibeli? Bisa jadi penyebab utamanya adalah cara penyimpanan yang kurang tepat. Susu merupakan bahan makanan yang sangat sensitif terhadap suhu, dan jika tidak disimpan dengan benar, bakteri akan cepat berkembang biak.

Suhu ruangan yang terlalu tinggi, terutama di iklim tropis seperti Indonesia, membuat susu mudah rusak. Idealnya, susu segar harus langsung dimasukkan ke dalam kulkas setelah dibeli, dengan suhu penyimpanan antara 3 hingga 7 derajat Celcius. Jika suhu kulkas terlalu tinggi atau susu dibiarkan di luar terlalu lama, kualitasnya akan menurun—rasa berubah, bau asam, dan akhirnya basi.

Selain suhu, faktor lain yang mempercepat kerusakan susu adalah kontaminasi. Misalnya, saat menuang susu ke gelas, lalu sisa susu dikembalikan ke kemasan semula. Kebiasaan ini bisa membawa bakteri dari mulut ke dalam kemasan dan mempercepat proses pembusukan. Belum lagi jika kemasan tidak ditutup rapat, udara bebas bisa masuk dan mempercepat perkembangan mikroorganisme.

Untuk menjaga susu tetap segar lebih lama, pastikan selalu menutup rapat kemasan dan simpan langsung di bagian terdalam kulkas—bukan di pintu. Pintu kulkas suhunya lebih tidak stabil karena sering dibuka-tutup.

Selain itu, perhatikan juga tanggal kedaluwarsa. Meski disimpan dengan baik, susu tetap punya batas waktu konsumsi. Jadi, lebih baik beli dalam jumlah secukupnya agar tidak terbuang sia-sia.

Jaga suhu, hindari kontaminasi, dan simpan dengan benar—tiga kunci utama agar susu tetap segar dan aman dikonsumsi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait