Bahaya Terlalu Lama Plank yang Perlu Kamu Tahu
Plank sering dianggap sebagai latihan aman dan efektif untuk memperkuat inti tubuh, tapi ternyata ada risiko jika dilakukan terlalu lama atau terlalu sering. Meskipun gerakan ini terlihat sederhana, tubuh kita tetap bekerja keras saat menahannya.
Terlalu lama plank bisa picu kram otot, terutama di area lengan dan punggung. Saat posisi plank, kedua area ini menjadi tumpuan utama beban tubuh. Semakin lama kamu bertahan, otot-otot tersebut makin tertekan dan rentan mengalami ketegangan berlebih.Otot yang terus-menerus dipaksa menahan beban tanpa istirahat cukup bisa kehilangan fleksibilitasnya secara perlahan. Akibatnya, bukan hanya kram yang mungkin terjadi, tapi juga nyeri punggung atau pegal yang tak kunjung hilang.
Plank yang baik bukan soal durasi, tapi teknik dan konsistensi. Alih-alih fokus menahan posisi sepanjang mungkin, lebih baik pelan-pelan bangun kekuatan dengan durasi pendek namun teratur. Mulai dari 20–30 detik, lalu tingkatkan secara bertahap seiring kondisi tubuh membaik.Selain itu, pastikan tubuh berada dalam posisi yang benar: bahu sejajar dengan siku, perut tidak turun, dan punggung tetap lurus. Melakukan plank dengan postur salah justru meningkatkan risiko cedera.
Jadi, jangan terjebak dalam anggapan bahwa semakin lama semakin baik. Dengarkan tubuhmu. Jika mulai merasa tidak nyaman atau otot terasa kencang berlebihan, sebaiknya hentikan. Latihan yang seimbang dan aman jauh lebih penting daripada sekadar memaksakan diri.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.