Sejak Kapan Piala AFF Dihitung Poinnya oleh FIFA?

Bagi pecinta sepak bola Asia Tenggara, Piala AFF bukan sekadar turnamen biasa. Kompetisi dua tahunan ini selalu dinanti-nantikan karena semangat persaingan antarnegara, terutama antara Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Namun, menariknya, poin dari turnamen ini tidak langsung diakui oleh FIFA sejak awal penyelenggaraannya.

Piala AFF pertama kali digelar pada tahun 1996, tetapi baru mulai mendapat pengakuan resmi dari FIFA dalam hal perhitungan poin internasional pada tahun 2016. Artinya, selama dua dekade lebih, hasil pertandingan di Piala AFF tidak berdampak langsung terhadap peringkat dunia tim-tim peserta. Baru sejak edisi 2016, kemenangan, seri, atau kekalahan dalam turnamen ini mulai memengaruhi posisi negara-negara peserta dalam daftar peringkat FIFA.

Perubahan ini tentu menjadi angin segar bagi federasi sepak bola Asia Tenggara. Dengan poin resmi dari FIFA, setiap pertandingan di Piala AFF kini tak hanya berarti bagi gengsi regional, tetapi juga punya konsekuensi nyata terhadap peringkat dunia. Tim yang tampil baik bisa naik beberapa strip, sementara kegagalan bisa membuat peringkat mereka melorot.

Bagi Indonesia dan negara peserta lainnya, hal ini menambah semangat juang dalam turnamen. Pertandingan bukan cuma soal trofi regional, tapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan standing internasional. Dengan pengakuan FIFA ini, Piala AFF kini punya nilai yang lebih dari sekadar persaingan kawasanโ€”ia ikut membentuk citra sepak bola nasional di mata dunia.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait