Apakah Air Liur Kucing Membatalkan Wudhu?

Bagi sebagian orang, kehadiran kucing di rumah bukan hanya sebagai teman, tetapi juga bagian dari keluarga. Namun, muncul pertanyaan yang sering mengganggu: apakah air liur kucing bisa membatalkan wudhu?

Jawabannya, tidak. Dalam ajaran Islam, kucing dianggap sebagai hewan yang suci. Bahkan, menurut penjelasan Fatimah, hadits Nabi Muhammad ο·Ί menyebutkan bahwa kucing tidak najis. β€œKucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah,” begitu sabda Rasulullah yang menjadi dasar keyakinan ini.

Air bekas minum kucing pun diperbolehkan untuk wudhu, asalkan tidak bercampur dengan kotoran atau zat najis lain. Ini menunjukkan betapa bersih dan dimuliakannya kucing dalam pandangan Islam. Jadi, jika kucing menjilat tangan atau wajah saat seseorang dalam keadaan berwudhu, itu tidak membatalkan wudhunya.

Praktik ini juga menggambarkan bagaimana Islam mengajarkan kebersihan dengan tetap memperhatikan konteks dan realitas kehidupan sehari-hari. Kucing yang sering berkeliaran di rumah tidak perlu dijauhi karena kekhawatiran najis, selama kebersihan tetap dijaga.

Keberadaan kucing justru bisa menjadi pertanda rumah yang bersih dan nyaman, sesuai dengan sunnah Nabi yang menyukai kucing. Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan jika si meong menjilat tangan setelah minum dari gelasmu. Wudhumu tetap sah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait