ADHD dan Masalah Sulit Tidur pada Anak

Orang tua sering bertanya, "Apakah anak ADHD susah tidur?" Jawabannya, sayangnya, sering kali ya. Banyak anak dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) mengalami kesulitan tidur yang cukup serius. Masalah ini bukan hanya soal terlalu aktif di malam hari, tapi berkaitan erat dengan cara otak mereka bekerja.

Salah satu gangguan tidur yang umum dialami adalah yang dikenal sebagai perverse sleep—istilah yang menggambarkan pola tidur yang kacau, di mana tubuh seakan menolak sinyal alami untuk tidur. Anak mungkin sudah lelah, ingin tidur, tapi justru mata mereka melek terus. Mereka tidak merasakan kantuk meskipun waktunya sudah larut. Ini bukan karena bandel, melainkan bagian dari kondisi neurologis yang menyertai ADHD.

Selain itu, beberapa obat ADHD juga bisa memengaruhi pola tidur. Stimulan yang membantu fokus di siang hari kadang membuat anak sulit rileks di malam hari. Di sisi lain, kurang tidur justru memperburuk gejala ADHD—seperti kurang konsentrasi, impulsif, dan gelisah—sehingga tercipta lingkaran setan yang sulit diputus.

Untuk membantu anak ADHD tidur lebih baik, kunci utamanya adalah konsistensi. Rutinitas malam yang tenang, minim paparan layar, dan suasana kamar yang nyaman sangat membantu. Terkadang, bantuan dari dokter atau terapis tidur juga diperlukan untuk menyusun strategi yang tepat.

Jadi, jika anak Anda dengan ADHD sering begadang atau sulit terlelap, Anda tidak sendiri. Ini bagian dari perjalanan yang banyak orang tua hadapi. Dengan pengertian dan pendekatan yang tepat, kualitas tidur bisa diperbaiki—dan itu akan berdampak besar pada keseharian si kecil.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait