Pratama Arhan Dipecat? Ini Penjelasannya
Belakangan ini, nama Pratama Arhan menjadi bahan perbincangan setelah kabar pemecatan penerjemahnya, Auliya Agung Barkah, menyeruak ke publik. Namun, penting untuk diluruskan: yang dipecat bukan Arhan, melainkan Auliya Agung Barkah, sang penerjemah yang bekerja untuknya di Tokyo Verdy.
Kejadian ini terjadi pada 6 Juli 2022, ketika klub J2 League, Tokyo Verdy, mengambil tindakan tegas terhadap Auliya. Pemecatan tersebut bukan tanpa alasan—klub menyatakan bahwa perilaku Auliya dianggap melanggar kode etik dan merugikan citra tim. Meski tidak dijelaskan secara detail, beberapa laporan menyebut adanya pelanggaran disiplin yang cukup serius.
Pratama Arhan sendiri tetap menjadi bagian dari Tokyo Verdy saat itu dan tidak terkena sanksi. Sebagai pemain muda Indonesia yang meniti karier di Jepang, Arhan mengandalkan penerjemah untuk menunjang aktivitasnya, terutama dalam komunikasi dengan pelatih dan rekan setim. Namun, keberadaan penerjemah tak serta-merta memberi kebebasan—setiap orang yang terlibat dalam tim tetap harus menjaga profesionalisme.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa di dunia sepak bola profesional, setiap anggota tim, termasuk staf pendukung, harus menjaga sikap dan perilaku. Bagi Arhan, ini tentu jadi pelajaran berharga dalam menjaga lingkungan sekitarnya selama meniti karier di luar negeri.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.