Memahami Pemeriksaan Asam Lambung: Bisakah Dideteksi Lewat USG?

Banyak penderita keluhan pencernaan sering bertanya-tanya apakah gangguan asam lambung atau maag bisa dideteksi melalui pemeriksaan USG (ultrasonografi). Secara umum, USG memanfaatkan gelombang suara untuk mengamati organ padat di rongga perut, seperti hati, empedu, ginjal, dan pankreas. Namun, untuk melihat kondisi bagian dalam dinding lambung maupun usus, metode USG memiliki keterbatasan.

Lambung merupakan organ berongga yang sering terisi udara dan cairan, sehingga gelombang suara dari USG sulit menangkap gambaran detail pada dinding bagian dalamnya. Demikian pula dengan pemeriksaan laboratorium dasar, tes darah atau urine tidak dapat memperlihatkan secara langsung apakah terdapat luka, iritasi, atau peradangan pada jaringan pencernaan.

Prosedur medis utama yang paling akurat untuk melihat bagian dalam lambung secara langsung adalah endoskopi. Dalam pemeriksaan ini, dokter memasukkan selang fleksibel berukuran kecil yang dilengkapi kamera di ujungnya ke dalam saluran pencernaan. Lewat layar monitor, dokter dapat mengamati kondisi mukosa lambung secara nyata, mendeteksi keberadaan luka (tukak), hingga mengambil sampel jaringan jika diperlukan.

Jika Anda mengalami gejala maag atau asam lambung yang berulang dan tak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk menentukan langkah penanganan serta jenis pemeriksaan yang paling tepat sesuai kondisi Anda.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait