Apakah Asam Lambung Bisa Bikin Kliyengan? Ini Penjelasannya

Pernahkah Anda merasakan sensasi pusing, melayang, atau kliyengan saat asam lambung sedang naik? Kondisi ini ternyata cukup sering dialami banyak orang. Meskipun asam lambung identik dengan masalah perut seperti sensasi terbakar di dada (heartburn) atau mual, hubungannya dengan sensasi pusing ternyata sangat nyata.

Secara medis, naik tingkat asam lambung atau GERD bisa memicu pusing melalui beberapa mekanisme. Salah satu penyebab utamanya adalah gangguan pada saraf vagus. Saraf ini menghubungkan otak dengan sistem pencernaan. Ketika lambung teriritasi oleh asam berlebih, sinyal stres dikirimkan ke otak yang kemudian dapat merespons berupa rasa pening, mual, hingga kelyengan.

Selain faktor saraf, ada beberapa kondisi lain yang saling berkaitan:

1. Gangguan Pernapasan: Saat asam lambung naik hingga ke kerongkongan, tubuh secara refleks mungkin bernapas lebih pendek atau tergesa-gesa (hiperventilasi). Hal ini mengurangi asupan oksigen optimal ke otak dan memicu rasa melayang.

2. Dehidrasi dan Kurang Nutrisi: Rasa mual yang parah sering kali membuat penderita enggan makan dan minum, sehingga tubuh kekurangan cairan serta gizi harian yang vital untuk menjaga stabilitas tekanan darah.

3. Kecemasan (Anxiety): Sensasi tidak nyaman di dada akibat asam lambung sering kali membuat seseorang panik. Kecemasan ini secara alami dapat memicu pusing dan detak jantung berdebar.

Untuk mengatasinya, pastikan Anda makan secara teratur dengan porsi kecil, hindari makanan pemicu asam lambung, hindari langsung berbaring setelah makan, serta perbanyak minum air putih. Jika rasa kliyengan terus berlanjut atau disertai pingsan, segera konsultasikan dengan dokter.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait