Bolehkah Penderita Asam Lambung Aktif Bergerak dan Berolahraga?

Banyak orang percaya bahwa saat asam lambung kumat, tubuh harus benar-benar istirahat dan menghindari banyak gerakan. Hal ini tidak sepenuhnya salah, sebab gerakan tubuh tertentu—terutama yang memberikan tekanan berlebih pada area perut—memang dapat memicu pendorongan asam lambung naik ke kerongkongan. Olahraga berat seperti angkat beban, melompat, atau gerakan membungkuk secara ekstrem bisa membuat gejala maag terasa semakin parah.

Meski demikian, bukan berarti penderita maag atau reflux dilarang keras untuk bergerak. Pilihan aktivitas fisik yang tepat justru sangat menyehatkan dan membantu menjaga kelancaran sistem pencernaan. Olahraga ringan hingga sedang, seperti jalan santai, bersepeda, atau yoga, dapat membantu mengurangi tingkat stres yang sering menjadi pemicu utama timbulnya maag.

Kuncinya adalah selalu memperhatikan kondisi tubuh dan memberi jeda waktu yang cukup. Hindari berolahraga atau melakukan gerakan intensif tepat setelah makan—setidaknya beri jeda dua hingga tiga jam agar makanan tercerna dengan baik. Jika mulai merasa mual, perih, atau tidak nyaman di area dada, segera turunkan intensitas atau istirahat sejenak.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait