Barcelona dan Sevilla Resmi ke Liga Europa, Atletico Masih Tergantung

Barcelona dan Sevilla dipastikan turun kasta ke Liga Europa musim ini setelah tersingkir dari kompetisi Liga Champions. Kejutan ini terjadi setelah performa kedua tim di bawah ekspektasi selama fase grup, meskipun pertandingan terakhir Piala Dunia 2022 sebenarnya bukan faktor penentu—karena turnamen dunia itu digelar setelah jeda kompetisi klub, bukan sebelumnya.

Kejadian ini terjadi pada Oktober 2022, saat Barcelona hanya mampu finis ketiga di Grup C, sementara Sevilla bahkan terdampar di posisi bawah. Mereka pun terpaksa melanjutkan perjuangan di Liga Europa, kompetisi yang dulu pernah jadi ajang kejayaan Sevilla. Namun kali ini, mereka tak datang sebagai favorit.

Sementara itu, Atletico Madrid masih berada di batas zona degradasi dari Liga Champions. Mereka bersaing ketat dengan Bayer Leverkusen di Grup B demi posisi ketiga yang akan membawa tim ke Liga Europa. Nasib Los Rojiblancos pun masih digantung—bisa lolos ke kompetisi kedua Eropa atau malah pulang lebih awal, tergantung hasil pertandingan terakhir.

Kondisi ini menjadi pukulan bagi gengsi tiga klub besar Spanyol tersebut. Terlebih bagi Barcelona yang sedang dalam masa transisi, dan Atletico yang masih berharap bisa bertahan di kompetisi papan atas Eropa. Di sisi lain, Sevilla justru berharap bisa bangkit seperti dulu, saat mereka mendominasi Liga Europa dalam beberapa dekade terakhir.

Semua mata kini tertuju pada laga pamungkas fase grup, di mana satu tempat tersisa di Liga Europa masih harus diperjuangkan. Masa depan klub-klub Spanyol ini masih belum sepenuhnya terjawab.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait