Kenapa Jodoh Anak Perempuan Sering Mirip Ayahnya?

Kamu pernah dengar kalau perempuan cenderung mencari pasangan yang mirip dengan ayahnya? Ternyata, ini bukan sekadar mitos belaka. Banyak penelitian yang mendukung kebenaran di balik pernyataan ini.

Kenapa bisa begitu? Menurut riset dari Institute of Family Studies, ayah sering menjadi figur cinta pertama dalam kehidupan anak perempuannya. Dari situlah, ia belajar tentang rasa aman, kasih sayang, dan cara berinteraksi dengan pria. Maka tak heran, saat dewasa, ia cenderung mencari pasangan yang memiliki sifat, sikap, atau bahkan penampilan mirip dengan sang ayah.

Misalnya, seorang perempuan yang tumbuh dengan ayah yang perhatian, penyayang, dan suka bercanda, besar kemungkinan ia akan tertarik pada pria dengan karakter serupa. Ini bukan berarti ia mencari "duplikat" ayah, tapi lebih pada kenyamanan yang dirasakan. Kehadiran sosok yang dikenal sejak kecil menciptakan rasa familiar dan aman.

Tentu, tidak semua perempuan mengikuti pola ini. Ada juga yang justru mencari kebalikannya—misalnya, mereka yang punya hubungan sulit dengan ayah justru memilih pasangan yang sangat berbeda. Tapi secara umum, kecenderungan untuk "mengulang" dinamika positif dari hubungan dengan ayah tetap kuat.

Jadi, ketika seseorang berkata, “Wah, pacarmu mirip ayahmu ya,” mungkin itu bukan sekadar kebetulan. Bisa jadi, itu adalah bukti kalau cinta pertama dalam hidup seorang perempuan—ayahnya—benar-benar meninggalkan bekas yang dalam. Dan itu, justru, sesuatu yang indah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait