Perubahan Warna Berlian: Mitos atau Fakta?

Berlian selalu dianggap sebagai simbol kemewahan dan keabadian. Dengan kilau yang memukau, tak heran banyak orang menjadikannya sebagai pilihan utama dalam perhiasan. Namun, ternyata kilau sempurna itu tidak selalu bertahan selamanya. Benarkah berlian bisa berubah warna?

Menurut Henny Setiawan, General Manager Richards Group Jewellery, meski secara struktur batu berlian sangat kuat, kemilau dan tampilannya bisa terpengaruh oleh faktor eksternal. Salah satu penyebab utama perubahan warna pada berlian adalah penggunaan produk kecantikan sehari-hari seperti parfum, lotion, atau hairspray. Zat kimia dalam produk tersebut bisa menempel di permukaan berlian dan mengurangi cahayanya, membuatnya terlihat kusam atau sedikit kekuningan.

Selain itu, kotoran dan minyak dari kulit juga bisa menumpuk di celah-celah perhiasan, terutama jika berlian dipakai terus-menerus tanpa dibersihkan. Lama-kelamaan, tumpukan ini bisa mengubah kesan warna secara visual, meskipun inti berliannya tetap tidak berubah.

Untungnya, perubahan ini bukanlah kerusakan permanen. Dengan perawatan yang tepat—seperti membersihkan berlian secara berkala menggunakan air sabun hangat atau dibawa ke ahli perhiasan—kilau aslinya bisa dikembalikan.

Jadi, meskipun berlian tidak benar-benar “berubah warna” dalam arti kimia, penampilannya bisa terkesan berbeda karena faktor lingkungan dan perawatan. Kunci utamanya adalah kebiasaan pemakaian dan kepedulian terhadap kebersihan perhiasan. Semakin sering dipakai, semakin penting pula perawatannya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait