Bolehkah Berdzikir Sambil Main HP?

Kita sering melihat orang berdzikir sambil memegang ponsel—mungkin sedang mendengarkan suara lantunan tasbih, ayat Al-Qur’an, atau aplikasi dzikir harian. Lalu muncul pertanyaan: apakah hal itu diperbolehkan? Jawabannya, boleh saja, asalkan niatnya ikhlas dan perhatiannya tetap tertuju pada makna dzikir.

Salah satu ayat yang sering dikutip adalah QS An-Nisa ayat 103: “Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” Meski ayat ini berbicara tentang salat, ia mengingatkan kita akan pentingnya menjaga waktu dan kedisiplin dalam ibadah. Namun, ayat ini tidak secara langsung membahas berdzikir sambil bermain ponsel. Yang perlu digarisbawahi, berdzikir bukan sekadar lisan bergerak, tapi hati yang hadir.

Jika seseorang membuka aplikasi dzikir di ponsel, menghitung tasbih, atau mendengarkan kalimat-kalimat pujian kepada Allah, itu sah-sah saja—bahkan bisa menjadi sarana untuk lebih dekat dengan-Nya. Namun, jika sambil berdzikir, pikirannya melayang ke media sosial, pesan, atau video lucu, maka makna dzikir bisa hilang. Ponsel di sini hanyalah alat, bukan pengganti kehadiran hati.

Yang paling penting bukan apakah tangannya memegang HP, tapi apakah hatinya sedang bermunajat. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk tubuhmu, tapi melihat pada hatimu.”

Jadi, selama ponsel digunakan sebagai sarana, bukan pengalih perhatian, berdzikir sambil memegang HP bukan masalah. Tapi tetap, hati-hati agar tidak terjebak dalam kebiasaan yang terlihat ibadah, tapi jauh dari maknanya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait