Bolehkah Berjemur Setelah Jam 10 Pagi? Ini Penjelasannya

Berjemur di bawah sinar matahari pagi sering dianjurkan untuk menjaga kadar vitamin D dalam tubuh. Namun, banyak yang bertanya-tanya apakah masih aman berjemur setelah jam 10 pagi. Menurut dr. Rendy, meski sinar matahari setelah pukul 10 pagi lebih efektif dalam membantu produksi vitamin D karena kandungan ultraviolet B (UVB) yang cukup, tetap ada risiko bagi kesehatan kulit.

UVB memang penting untuk sintesis vitamin D, tetapi paparan terlalu lama setelah jam 10 bisa meningkatkan risiko kerusakan kulit, seperti sunburn atau bahkan penuaan dini. Pada siang hari, intensitas sinar UV mulai meningkat, dan tanpa perlindungan, kulit bisa terpapar lebih banyak radiasi.

Untuk mendapat manfaat maksimal tanpa membahayakan kulit, lebih baik berjemur antara pukul 07.00 hingga 09.00. Durasi idealnya sekitar 10–15 menit, cukup untuk merangsang produksi vitamin D tanpa risiko besar. Jika karena satu dan lain hal baru bisa beraktivitas di luar ruangan setelah jam 10, disarankan menggunakan tabir surya dan menutup kulit dengan pakaian ringan.

Jadi, berjemur setelah jam 10 pagi boleh saja, asalkan tidak terlalu lama dan tetap waspada terhadap efek negatif sinar matahari. Keseimbangan antara manfaat dan perlindungan adalah kunci utama. Dengarkan tubuh, dan sesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi cuaca serta jenis kulit masing-masing.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait