Brand Lokal Juga Banyak yang Dikloning, Lho!

Siapa sangka, brand lokal ternyata juga tak luput dari pembajakan. Bahkan, banyak merek asli Indonesia yang sempat digandrungi anak muda justru muncul dalam versi KW. Bukan cuma produk impor yang sering ditiru, brand lokal pun kerap jadi korban.

Kalau kamu lahir di tahun 90-an atau tumbuh di era 2000-an, pasti masih ingat dengan nama-nama seperti Skaters, Crooz, Diery, hingga Dreambirds. Dulu, brand-brand ini cukup populer di kalangan anak gaul karena desainnya yang kekinian dan harga yang terjangkau. Mereka menjadi bagian dari budaya streetwear lokal yang sedang berkembang.

Namun, seiring dengan meningkatnya permintaan, tak sedikit pihak tak bertanggung jawab yang mulai memproduksi versi palsu. Kaos, jaket, atau topi dengan logo mirip tapi kualitas jauh di bawah, dijual di pasar tradisional atau toko online dengan harga miring. Bahkan, beberapa di antaranya sengaja dibuat agar terlihat seperti asli, padahal hanya tiruan.

Keberadaan produk KW ini memang membingungkan konsumen. Di satu sisi, harga terjangkau jadi daya tarik. Tapi di sisi lain, kualitas dan keaslian jadi taruhannya. Belum lagi, penjualan barang bajakan merugikan pelaku usaha lokal yang bekerja keras membangun merek dari nol.

Jadi, meski tergoda dengan harga murah, penting untuk tetap bijak memilih. Dukung kreativitas lokal dengan membeli produk asli, bukan tiruannya. Dengan begitu, brand-brand Indonesia bisa terus tumbuh dan bersaing, bukan malah tenggelam karena kemiripan semu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait