Artikel mendalam Mengungkap Jejak Sejarah dan Ambisi Besar: Apakah China Pernah Masuk Piala Dunia Sepanjang Sejarah Sepak Bola Mereka?

China di Piala Dunia: Tidak Main, Tapi Ada di Mana-mana

Timnas sepak bola China memang tidak pernah sering tampil di Piala Dunia. Faktanya, mereka hanya sekali lolos ke putaran final—itu pun pada tahun 2002. Sejak saat itu, langkah mereka selalu mentok di babak kualifikasi. Termasuk pada Piala Dunia Qatar 2022 lalu, di mana tim nasional China kembali gagal melaju.

Tapi meski tidak ada di lapangan, China tetap sangat terasa kehadirannya di ajang tersebut. Bayangkan, saat Anda menonton pertandingan, melihat layar iklan, atau bahkan memperhatikan perlengkapan stadion—semuanya menyimpan jejak perusahaan asal China.

Perusahaan China mendominasi sponsor utama Piala Dunia 2022. Mulai dari Wanda Group, Hisense, Mengniu Dairy, hingga Vivo—semua berada di barisan atas sponsor resmi FIFA. Dari segi investasi, China bahkan menjadi negara dengan kontribusi sponsor terbesar saat itu, mengungguli perusahaan dari Amerika Serikat atau Eropa.

Ini menunjukkan strategi berbeda: jika sulit bersaing lewat bola di lapangan, China memilih masuk lewat pintu bisnis dan pemasaran. Mereka tidak perlu mencetak gol untuk hadir dalam percakapan global—dengan branding yang kuat, mereka tetap menjadi bagian dari sorotan dunia.

Jadi, meskipun suporter China mungkin tidak bisa bersorak untuk tim nasional mereka di Piala Dunia, nama negara ini tetap berkibar tinggi—bukan di papan skor, tapi di dinding stadion, layar televisi, dan benak jutaan penonton lewat iklan yang tak terhindarkan.

Bisnis, ternyata, bisa jadi tim cadangan yang sangat handal.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait