Contrail: Jejak Pesawat yang Ternyata Tidak Berbahaya

Bagi sebagian orang, garis putih panjang yang muncul di langit setelah pesawat terbang mungkin terlihat mencurigakan. Namun menurut Subandi, seorang pakar hukum udara, jejak yang dikenal sebagai contrail ini sebenarnya merupakan hal yang sepenuhnya normal dan tidak berbahaya.

Contrail—singkatan dari condensation trail—terbentuk ketika uap air dari gas buang mesin pesawat membeku di ketinggian tinggi yang memiliki suhu sangat dingin. Proses ini mirip seperti saat kita menghembuskan napas di udara dingin dan terlihat kabut kecil. "Jadi sama sekali tidak membahayakan," tegas Subandi.

Jejak kontrails akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa saat, begitu suhu dan kelembapan di sekitarnya kembali stabil. Ini menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di situ masih dalam keseimbangan alami.

Meskipun bentuk dan lama kontrails bergantung pada kondisi cuaca, seperti kelembapan dan suhu udara, keberadaannya tidak menimbulkan ancaman bagi kesehatan atau lingkungan secara langsung. Beberapa orang sempat memercayai teori konspirasi tentang contrail yang disebut-sebut sebagai "chemtrails" yang berisi bahan berbahaya, namun penjelasan ilmiah dan pernyataan ahli seperti Subandi membantah hal tersebut.

Jadi, jika kamu melihat garis putih panjang di langit setelah pesawat lewat, tak perlu khawatir. Itu hanyalah embun beku dari uap air yang melayang, dan akan segera menguap seperti awan kecil biasa.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait