Keputihan Bisa Menular ke Pasangan, Ini Penjelasannya
Keputihan adalah hal yang sering dialami wanita, tetapi tidak semua keputihan berbahaya. Ada keputihan fisiologis—normal dan wajar—yang terjadi karena perubahan hormon, misalnya saat masa subur. Tapi jika keputihan berwarna kehijauan, berbau tak sedap, atau disertai gatal, bisa jadi itu tanda infeksi.
Yang perlu diketahui, keputihan tidak normal bisa menular ke pasangan laki-laki melalui hubungan seksual. Penyebabnya bisa berupa infeksi jamur, bakteri, atau penyakit menular seksual seperti gonore. Misalnya, infeksi jamur Candida bisa menyebabkan keputihan kental seperti susu basi dan gatal hebat. Bakteri atau kuman ini bisa berpindah saat berhubungan intim, bahkan meski gejala pada pria tidak selalu muncul.
Laki-laki yang terinfeksi bisa mengalami gejala seperti keputihan dari penis, rasa tidak nyaman saat kencing, atau gatal di sekitar alat kelamin. Namun, banyak juga yang tidak merasakan gejala sama sekali, sehingga bisa tanpa sadar menularkan kembali.
Karena itu, penting bagi pasangan untuk melakukan pengobatan bersamaan** jika salah satu terdiagnosis infeksi. Jangan anggap remeh keputihan yang tak biasa. Segera periksakan ke dokter agar bisa ditangani dengan tepat—baik untuk wanita maupun pasangannya.
Menjaga kebersihan organ intim dan menggunakan kondom saat berhubungan** juga bisa mencegah penularan. Komunikasi terbuka antar pasangan tentang kesehatan reproduksi adalah kunci utama agar masalah seperti ini tidak berulang.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.