Apakah Keramas Setiap Hari Harus Dihindari?

Keramas setiap hari mungkin terasa menyegarkan, tapi ternyata kebiasaan ini tidak selalu baik untuk kesehatan rambut. Dikutip dari The Huffington Vice, mencuci rambut terlalu sering justru bisa menghilangkan minyak alami yang diproduksi kulit kepala. Minyak alami ini sebenarnya berfungsi sebagai pelindung alami rambut agar tetap lembap, kuat, dan tidak mudah patah.

Terlalu sering keramas bisa membuat rambut kering dan rapuh, terutama jika Anda memiliki tipe rambut kering atau keriting. Saat minyak alami tercuci bersih, rambut kehilangan kelembapannya dan menjadi mudah bercabang atau patah. Bahkan, kulit kepala bisa bereaksi dengan memproduksi minyak lebih banyak sebagai respons, yang justru membuat rambut jadi cepat lepek.

Untuk kebanyakan orang, keramas dua sampai tiga kali seminggu sudah cukup. Namun, frekuensi terbaik tergantung pada jenis rambut, aktivitas sehari-hari, dan iklim tempat tinggal. Misalnya, mereka yang aktif berolahraga atau tinggal di daerah panas dan lembap mungkin butuh keramas lebih sering. Tapi, cukup gunakan sampo ringan dan pertimbangkan penggunaan kondisioner untuk menjaga kelembapan.

Intinya: tidak perlu keramas tiap hari kecuali memang dibutuhkan. Dengarkan kondisi rambut Anda. Jika terasa kering atau kasar, mungkin sudah waktunya mengurangi frekuensi keramas. Rawat rambut seperti merawat kulitโ€”beri waktu untuk "bernapas" dan pertahankan keseimbangan alaminya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait