Hubungan Makanan Fermentasi dan Risiko Asam Urat

Bagi penderita asam urat, menjaga pola makan adalah kunci utama untuk mencegah nyeri sendi yang menyiksa. Salah satu jenis makanan yang sering dipertanyakan keamanannya adalah olahan beras ketan. Pada dasarnya, ketan biasa tidak mengandung zat purin yang tinggi. Namun, ceritanya akan jauh berbeda jika ketan tersebut telah diolah melalui proses fermentasi, seperti menjadi tape ketan.

Proses fermentasi pada tape ketan menghasilkan kandungan alkohol alami. Konsumsi alkohol, meskipun berasal dari makanan tradisional, dapat menghambat kemampuan ginjal untuk membuang asam urat keluar dari tubuh. Akibatnya, zat tersebut menumpuk di dalam darah dan memicu kristalisasi di area persendian, yang menjadi penyebab utama serangan nyeri akut bagi penderita asam urat.

Selain memicu masalah persendian, tape ketan juga memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi akibat karbohidrat sederhana dan kadar gula yang terbentuk selama fermentasi. Konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Kondisi ini tentunya sangat berbahaya bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki gangguan metabolik.

Oleh karena itu, penderita asam urat dan diabetes sangat disarankan untuk membatasi atau menghindari konsumsi tape ketan. Sebagai alternatif, pilihlah camilan sehat yang lebih aman bagi sendi dan kadar gula darah, seperti buah-buahan segar atau kacang-kacangan tertentu dalam porsi yang wajar.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait